Pedang Peninggalan R. Harjadiningrat Desa Dayeuhluhur

Post a Comment
Ini terjadi antara tahun 1777 - 1800, Desa Dayeuhluhur waktu itu masih sedikit penduduknya dan belum ramai seperti sekarang. Diceritakan ada anak kembang karang (balita), meninggal di terkam harimau, kemudian warga dan R. Harjaningrat mengejar harimau tersebut dan tertangkap di Alinayin sedang memakan kambing warga setempat, kemudian R. Harjadiningrat memenggal kepala harimau menggunakan sebuah pedang kemudian kulitnya di bagikan kepada warga. Setelah kejadian itu Desa Dayeuhluhur mendapatkan bencana, rumah warga banyak yang hancur, ada yang tertimpa pohon, dll.

Ilustrasi Image by azboomer from Pixabay

Sekitar tahun 1989 pedang yang digunakan oleh R. Harjadiningrat tersimpan di sebuah tajug, "tajug adalah sebuah bagunan yang berada di pesawahaan di pakai khusus buat beribadah". Namun tak ada seorangpun yang berani membawa pedang dari tajug tersebut.  Hingga pada ahirnya ada juga yang berani membawanya pulang kerumah, seorang pemuda desa setempat yang bernama Zafar Arfip Purwanagara, tetapi orang tua nya melarangnya, jadi pemuda tersebut menggembalikan pedang tersebut ke tajug. Pedang tersebut tidak memiliki pegangan, pegangannya sudah rusak. 

Setelah beberapa tahun berselang seseorang mengambil pedang tersebut, orang tersebut biasa di panggil Abah, nama aslina Oman, karena mendapat wangsit dari leluhur dan isi wangsitnya "kamu rawat pedang tersebut dan nanti jika pada waktunya akan ada yang memita pedang tersebut kamu harus memberikannya". Setelah pedang tersebut di tangan Abah, karena tidak memiliki pegangan kemudian dia memita bantuan mang Idrus untuk membuat pegangan gagang tersebut. Setelah dirawat dan disimpan selama bertahun - tahun. Sekitar tahun 2012, Zapar Arip P. datang kerumah Abah, dan memita pedang tersebut Abah pun memberikannya kepada Zapar. Setelah pedang di tangan Zapar kemudian diantarkan kepada Drs. R Agus Setiadiningrat, M.Sc di Cirebon. 

R. Harjadingrat adalah Kuwu (Kepala Desa) Desa Dayeuhluhur yang pertama.
Sumber : Zafar Arif P.

Related Posts

Post a Comment

Follow by Email