Pertemuan Aki Iwan dengan Pocong

Post a Comment
Awalnya aki Iwan dimintai bantuan oleh Pak Mahmud (nama samaran), untuk memebersihkan halaman dan kebun dekat rumahnya. Pak Mahmud meminta bantuan ke aki Iwan melalui sambungan telpon, pak Mahmud sebetulnya tinggal di Jakarta tetapi ia memiliki rumah di desa kami yaitu Desa Dayeuhluhur, jadi rumah itu selalu kosong hanya sesekali di tempati oleh pemiliknya, ketika hari - hari besar saja, itupun tidak setiap hari besar pak Mahmud pulang kampung.

Ilustrasi

Beredar kabar di depan rumah itu sering terlihat penampakan, kakek - kekek, kuntilanak, pocong dan sebagainya.

Pagi - pagi sekali Aki Iwan berangkat ke rumah Pak Mahmud, Aki Iwan memulai dengan memotong, merapihkan tanaman yang berada di halaman rumah, sekitar jam 9 pagi ia beralih ke  kebun samping rumah, ia memotong rumput menggunakan arit dengan posisi jongkok, ketika sedang memotong rumput dan saat aki Iwan berbalik kemudian ada pocong bangun dan duduk tepat di hadapan aki Iwan, Wajah Pocong dan Wajah aki Iwan saling berhadapan berjarak kurang dari satu meter, "ari sia kernaon wayah kieu didieu?", ucap aki Iwan kepada si pocong, aki Iwanpun langsung pulang ke rumahnya, meninggalkan separuh perkerjaannya. Besok harinya aki Iwan jatuh sakit, Aki Iwan sakit selama dua minggu.  

Jadi menurut pendapat saya, pocong bisa muncul kapan dan dimana saja, baik siang maupun malam. Harap berhati - hati sama pocong jika di kebon, wkwkwkw, kebayang kan wajah kita dan pocong saling berhadapan.


Sumber : Aki Iwan

Related Posts

Post a Comment

Follow by Email