Tawaran Wanita Ular

Post a Comment
Ilustrasi

Setpta (nama samaran) adalah seseorang yang  cukup terkenal di desanya karena memiliki ilmu kebatinan yang cukup lumayan tinggi. Karena sedang dalam keaadan sulit ia besemedi dan dalam semedinya ia mendapat petunjuk harus pergi ke pesawahan, iapun pergi kepesawan sesuai petunjuk, dan dilihatnya batu besar, kemudian muncul ular kecil yang kemudian berubah menjadi wanita cantik dan muda, "apakah kamu yang menyuruh saya kesini", tanya Setpta, "iya, karena kamu sedang dalam kesulitan", balas si wanita ular, Setpta sudah paham maksud wanita ular ini (ingin memberikan harta) dan Setpta

juga tahu pasti wanita ular ini akan meminta sebuah syarat, namun Setpta belum tahu apa syaratnya , "apa syaratnya?", tanya Setpta tanpa bertele - tele lagi, "kamu harus menikah dengan saya", balas wanita ular, Setpta memikirkan apakah mau diterima atau tidak, namun Setpta teringat anak istrinya, "baiklah kalau hanya itu syaratnya, dan jangan minta apa - apa lagi apalagi meminta tumbal", tegas Setpta , "Nanti Malam selasa kliwon persiapkan sesajen dan kamar untuk kita bulan madu", balas wanita ular itu, "baiklah, aku harus memanggilmu apa", tanya Setpta Setpta, "panggil saja aku Centring Manik", balas wanita ular. Setelah selesai perbincangannya dengan Centrik Manik, Setpta pulang kerumah. Sesampainya di rumah istrinya sudah menyiapkan makan siang untuknya, ahirnya mereka makan bersama.

Senin sore anak dan cucunya datang mau menengok dan sekalian mau menginap di rumah Setpta. "Setpta memiliki 2 orang anak, Anak pertama sudah menikah dan si bungsu masih SMA". Setpta juga memiliki ruangan khusus untuk melakukan ritual di rumahnya tidak ada seorangpun yang boleh masuk.

Malampun menjelang persiapan yang di minta Centring Manik pun sudah di persiapkan, namun cucunya rewel terus dan ingin ditemani bermain kakeknya, Setpta bingung karena takut Centeing Manik keburu datang, namun Setpta memutuskan mengajak main dulu cucunya supaya cucunya tidak rewel terus dan berharap agar cucunya cepat tidur, numun cucunya tidak mau juga tidur terpaksa Setpta membawa cucunya ke ruangan ritualnya, beberapa saat kemudian cucunya tidur. Setpta bersiap menyambut kedatangan Centrik Manik, Dari sela - sela jendela muncul seekor ular hitam kemudian masuk dan ia pun berubah menjadi seorang wanita (Centring Manik), di saat mereka akan melakukan ritual tiba - tiba cucunya bagun dari tidurnya dan menangis sekencang - kencangnya, Centring Manikpun hilang seketika, kemudian Setpta menggendong cucunya. Hingga cucunya tertidur di pangkuannya.

Keesokan harinya Setpta menemui Centrik Manik, "kamu sudah gagal ini terahir kita bertemu", ucap Centring Manik, sambil menghilang. Setpta hanya berdiri dan tidak berkata apapun. Setpta pun kembali pulang kerumah.





Related Posts

Post a Comment

Follow by Email