Apa Yang Sedang Terjadi

Post a Comment
Aku terus berjalan menyusuri sebuah goa yang gelap dan sunyi, apakah arah yang di ambil jalan keluar atau aku malah masuk makin dalam, aku tidak tahu kenapa bisa terjebak dalam goa ini, ketika terbangun tiba - tiba sudah berada di goa ini.

Setelah cukup jauh berjalan ada dingding menghalangi karena keadaan gelap jadi aku menabrak dingding tersebut, "apakah ini sudah sampe ku dasar goa", ucapku dalam hati, namun setelah di perhatikan ada persimpangan ke kiri dan ke kanan, aku jadi bingung antara ke kiri atau ke kanan, atau balik lagi. Aku merenung sejenak, sudah aku putuskan ke arah kanan, aku berpikir kanan adalah kebaikan. 

Akupun kemudian berjalan ke arah kanan, namun tiba - tiba sudah berada di kamar rumah, "apa yang terjadi?", ucapku dalam hati, aku benar - benar binggung apa yang terjadi, karena aku baru pertama kali mengalami hal ini. Tapi aku gembira karena sudah berada di rumah lagi. Kurebahkan tubuhku di kasur begitu terasa nikmat. Beberapa menit merebahkan tubuh kini terasa jadi lebih fress, aku bangkit dan keluar kamar menuju ruang keluarga, kunyalakan tv dan menonton acara kesukaan.

Terdengar sebuah pintu rumah dibuka, ternyata adikku baru datang main, tiba - tiba adik mematikan tv, "kenapa di matiin", ucapku namun adik berkata, "habis siapa sih yang nonton ko tv ga di matiin lagi", aku sungguh kaget dengan ucapan adiku, karena tidak biasa bersikap seperti itu, akupun jadi marah kemudian aku membentaknya sambil teriak, tapi adiku diam saja, seperti tidak mendengarkanku, aku kini makin marah kemudian ku pukul, namun pukulanku tidak mengenainya, kupukul beberapa kali tapi tetap saja tidak bisa mengenai adiku, adiku malah mengahapiriku menabraku, namun adiku dapat menembus badanku. Aku kini makin tambah heran dengan apa yang terjadi, aku ikuti adiku sambil berbicara, seoertinya adiku tidak bisa mendengar dan melihatku. Adiku masuk kamar dan menutup pintu, kucoba kutembus pintu tersebut, dan ternyata aku dapat menembus pintu, akupun langsung ke kamarku menembus dingding.

Ilustrasi Image by Mystic Art Design from Pixabay

Aku duduk merenung, memikirkan apa yang sedang terjadi pada diriku kenapa jadi seperti ini, "apakah aku sudah mati?", hatiku berkata, kini hanya bisa pasrah dengan keadaan sekarang ini.

Sekitar jam 7 malam keluarga aku biasa makan malam bersama, ibuku menanyakan keberadaanku, "dimana kakamu?", tanya ibuku kepada adiku, "tidak tahu, mungkin lagi main sama pacarnya", balas adiku, padahal aku duduk di kursi meja makan dan sedang berkumpul bersama mereka semua, namun tak seorangpun yang dapat melihat keberadaan ku.

Tiba - tiba ada air yang menyiram wajahku, aku kaget bukan kepalang, "bangun dah siang", ibu membangunkanku dengan menyiramkan air di wajahku. 


Related Posts

Post a Comment

Follow by Email