Proses Belajar Ilmu Kebatinan

Post a Comment
Ini adalah kisah nyata yang di ceritakan oleh pelaku sendiri, namun tidak mau di sebutkan namanya, atau sebut saja Rahmat (nama samaran) sekarang usianya udah hampir menginjak 70th. Saya akan mencerikan garis besarnya saja.

Sekitar di tahun 1967 di usianya yang masih remaja ia mulai belajar ilmu kebatinan dari seseorang yang ber ilmu tinggi di kampung tersebut. Alasan Rahmat mempelajari ilmu kebatinan karena di kampung tersebut sudah menjadi kebiasaan setiap pemuda rata - rata memiliki ilmu kebatian, jadi Rahmat termotivasi untuk mempelajarinya.

Ilustrasi Image by Free-Photos from Pixabay

Awalnya Rahmat ingin belajar dari seorang tokoh di kampung tersebut untuk belajar ilmu kebatinan kepadanya, karena orang tersebut terkenal memiliki ilmu tinggi, namun tokoh tersebut tidak pernah mengajarkan ilmunya kepada siapun, meskipun banyak orang meminta belajar kepadanya dan tokoh tersebut tidak pernah mau menerima siapapun. Rahmat kemudian menemui orang tersebut dan mencoba belajar kepadanya, siapa tahu Rahmat bisa belajar kepadanya.

Rahmat sering menamuinya namun tidak langsung meminta belajar kepadanya, ia hanya sebatas main dan membatunya, "mendekatinya dulu". Agar tokoh tersebut percaya kepadanya. Dalam beberapa bulan itu Rahmat melihat ke keilmuan tokoh tersebut secara nyata dan banyak orang meminta berobat kepada tokoh tersebut. Ia semakin bersemangat untuk belajar kepadanya, namun ia masih ragu untuk mengutarakan niatnya untuk belajar kepadanya, karena sudah banyak orang bahkan temannya di tolak untuk belajar kepadanya. 

Setelah beberapa bulan kemudian ia sudah di anggap keluarga oleh tokoh tersebut, karen bersikap baik dan Rahmat dijadikan anak angkat oleh tokoh tersebut. Rahmat senang karena menjadi sudah menjadi bagian keluarga tersbut.

Pada suatu waktu Rahmat memberanikan diri berbicara kepada tokoh tersebut dan meminta belajar ilmu kebatinan, ahirnya tokoh tersebut menerima permintaan Rahmat, Rahmatpun senang bukan kepalang karena memamng ini yang di tunggu - tunggu sejak awal.

Pelajaran ilmu kebatinan Rahmatpun di mulai dengan mandi kembang 7 rupa, tengah malam di muara sungai dan di mandikan langsung oleh tokoh tersebut. Rahmat merasa air yang mengguyur kepala dan badannya merasa sebuah hantaman besar yang membuat kepala dan badannya terasa sakit. Dan besoknya di lanjutkan dengan berpuasa selama 2 hari dengan melamalkan mantra yang sudah di ajarkan.

Setelah selasai berpuasa ia di suruh besemedi di air terjun sebuah muara sungai dari jam 8 malam sampai pajar, dalam semedinya ia banyak gangguan dari mahluk astral, seperti penampakan kuntilanak, genderewo, pocong dan lain - lain. Namun yang membuatnya kaget adalah sebuah penampakan harimau raksasa dan kodok raksasa, walaupun banyak gangguan ia lulus dalam semedinya.

Rahmat kini sudah memiliki ilmu kebatinan namun belum sempurna, namun sudah cukup untuk seorang anak muda. Jika ingin sempurna ia harus berdiam diri di mesjid sambil berdikir setiap malam jumat sampai subuh dilanjut sholat subuh berjamaah selama 9 bulan, dan tidak boleh terlewat jika terlewat maka harus mengulang lagi dari awal. Setelah beres itu Rahmat harus melakukan ritual ahir dan di lakukan langsung oleh tokoh tersebut, barulah ilmu Rahmat sempurna. Rahmat bingung antara melanjutkan apa sudah karena di butuhkan kesabaran dan kerja keras. Rahmat pun memutuskan menunda belajar sampai ia siap.

Pada suatu waktu Rahmat pergi ke suatu daerah, ia menjalankan motor dengan kecepatan tinggi, tiba - tiba seorang anak melintas ia pun menghidari anak tersebut dan membelokan motor ke trotoar jalan ia terlempar jauh dan menghantam sebuah besi pembatas jalan, namun tak di sangka malah besinya yang rusak. Ia menjadi makin yakin dengan ilmu yang di berikan tokoh tersebut, ia jadi yakin untuk melanjutkan belajar kebatinan.

Setelah beberapa bulan kemudian Rahmat menemui tokoh tersebut dan akan melanjutkan belajar. Ramatpun memulai berdiam diri di mesjid sambil berdikir, minggu ke minggu bulan ke bulan hingga ia berhasil menyelesaikan sampai 9 bulan. Sekarang tinggal ritual ahir penyempurnaan ilmu kebatinan Rahmat, namun tokoh tersebut meminta Rahmat menyedikan bebererapa persyaratan yang harus di penuhi agar ritual bisa di jalankan. Hingga beberapa bulan Rahmat tidak menemukan syarat yang di minta. 

Seiring berjalannya waktu Rahmat menjadi seorang paranormal yang sangat terkenal. Karena banyak orang yang terbantu dan pengobatannya sangat ampuh.

Hingga suatu waktu tokoh tersebut pergi ke Mekah untuk menjalankan ibadah haji. Sepulangnya dari Mekah Rahmat menemui orang tersebut dan menanyakan persyaratan untuk melakukan ritual ahir ilmu kebatinnya, karena tokoh tersebut menemukan syarat untuk Rahmat di Mekah. Semua syarat untuk ritual ahir sudah terkumpul tinggal menunggu waktu yang pas untuk pelaksanaan.

Namun semua di luar dugaan tokoh tersebut meninggal dunia dan Rahmat pun tidak bisa menyempurnakan ilmunya.

Sekarang Rahmat membuang seluruh ilmu kebatianan yang ia pelajari dengan susah payah.









Related Posts

Post a Comment

Follow by Email